Ikhtisar Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) UIN Alauddin Makassar Tahun 2021–2026

Jun 18, 2026 | Berita

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas tata pamong (good university governance), Bagian Perencanaan UIN Alauddin Makassar merilis ikhtisar tren perkembangan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan Badan Layanan Umum (BLU) untuk rentang waktu enam tahun terakhir, yakni periode 2021 hingga 2026.

Berdasarkan Dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) UIN Alauddin Makassar Tahun Anggaran 2021 sampai dengan Tahun Anggaran 2026, terjadi tren peningkatan anggaran yang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir. Tren alokasi total pagu belanja UIN Alauddin Makassar mencatatkan pertumbuhan yang konsisten dari tahun 2021 hingga mencapai puncaknya pada tahun 2025. Pada tahun 2021, total pagu DIPA tercatat sebesar Rp296,65 Miliar. Angka ini merangkak naik secara bertahap menjadi Rp346,56 Miliar pada tahun 2022, Rp358,31 Miliar di tahun 2023, hingga melampaui angka psikologis Rp400 Miliar pada tahun 2024 (Rp407,01 Miliar).

Tahun AnggaranTotal Pagu DIPA (Rp)Belanja Pegawai [51] (Rp)Belanja Barang [52] (Rp)Belanja Modal [53] (Rp)Belanja Bansos [57] (Rp)
2021296.650.599.000119.546.350.000130.615.232.00025.824.417.00020.664.600.000
2022346.560.139.000130.099.717.000164.615.500.00027.226.922.00024.618.000.000
2023358.317.957.000138.398.136.000178.324.404.00013.413.417.00028.182.000.000
2024407.015.671.000145.204.395.000190.440.369.00040.304.707.00031.066.200.000
2025457.049.777.000174.176.181.000181.237.760.00070.404.636.00031.231.200.000
2026374.159.138.000153.352.944.000203.461.464.00017.344.730.000Diintegrasikan

Selama periode 2021–2025, total pagu DIPA meningkat sebesar Rp160,40 miliar atau sekitar 54,1 persen, dari Rp296,65 miliar menjadi Rp457,05 miliar. Kenaikan tersebut menunjukkan meningkatnya kapasitas pendanaan universitas untuk mendukung program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan infrastruktur kampus.

Pada Tahun Anggaran 2026, total pagu DIPA tercatat sebesar Rp374,16 miliar. Nilai ini lebih rendah dibandingkan tahun 2025 karena adanya penyesuaian kebijakan penganggaran nasional serta perubahan komposisi program dan kegiatan yang dibiayai melalui DIPA.

Komposisi Anggaran Berdasarkan Jenis Belanja

Analisis komposisi belanja menunjukkan bahwa Belanja Barang [52] dan Belanja Pegawai [51] menjadi komponen terbesar dalam struktur anggaran UIN Alauddin Makassar selama periode 2021–2026. Belanja Barang terus mengalami peningkatan dari Rp130,62 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp203,46 miliar pada tahun 2026. Hal ini mencerminkan semakin besarnya dukungan terhadap operasional akademik, layanan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan layanan berbasis BLU.

Belanja Pegawai juga menunjukkan tren meningkat dari Rp119,55 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp153,35 miliar pada tahun 2026, sejalan dengan kebutuhan pembiayaan sumber daya manusia, termasuk dosen dan tenaga kependidikan. Sementara itu, Belanja Modal mencapai puncaknya pada tahun 2025 sebesar Rp70,40 miliar yang digunakan untuk mendukung pembangunan dan pengembangan infrastruktur kampus. Pada tahun 2026, Belanja Modal menurun menjadi Rp17,34 miliar setelah sebagian proyek strategis telah diselesaikan pada tahun sebelumnya.

Untuk Belanja Bantuan Sosial [57], alokasi meningkat secara bertahap dari Rp20,66 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp31,23 miliar pada tahun 2025. Mulai Tahun Anggaran 2026, komponen bantuan sosial mahasiswa telah diintegrasikan ke dalam mekanisme penganggaran oleh Dirjen Pendis Kemenag RI sehingga tidak lagi ditampilkan sebagai akun belanja tersendiri.

Melalui pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, UIN Alauddin Makassar terus berupaya memperkuat daya saing institusi dalam mendukung pencapaian visi sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing global, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

perencanaan

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *